Nota Rangkap adalah tentang dokumen yang menghasilkan salinan (tembusan) secara otomatis saat ditulis, tanpa perlu menggunakan kertas karbon terpisah. Sistem nota rangkap ini hampir selalu menggunakan jenis kertas yang disebut NCR (Non Carbon Required) Paper.

  1. Pengertian dan Teknologi Kertas NCR

Nota Rangkap adalah buku nota, faktur, kuitansi, atau surat jalan yang terdiri dari beberapa lembar kertas yang dijilid menjadi satu, dimana tulisan di lembar paling atas secara otomatis tersalin atau “tembus” ke lembar-lembar di bawahnya.

Teknologi NCR (Non Carbon Required)

  • NCR adalah kertas khusus yang pada dasarnya sudah “mengandung karbon” dalam bentuk bahan kimia mikroenkapsulasi.
  • Ketika tekanan fisik diterapkan (saat menulis), kapsul kimia pada lapisan belakang kertas atas pecah dan bereaksi dengan lapisan kimia pada permukaan kertas di bawahnya, menghasilkan warna (tulisan) tanpa noda karbon hitam yang kotor.

 

  1. Jenis-Jenis Kertas NCR Berdasarkan Fungsi Lapisan

Kertas NCR dikelompokkan menjadi tiga jenis lapisan, yang digunakan untuk menyusun nota rangkap:

Jenis Lapisan Kertas

Singkatan

Fungsi dalam Nota

Warna Kertas Umum

Coated Back

(TOP)

CB

Lapisan paling atas (asal tulisan). Hanya memiliki lapisan kimia di belakangnya untuk mentransfer tulisan.

Putih (Asli)

Coated Front and Back

(Middle)

CFB

Lapisan tengah (menerima tulisan dari atas dan mentransfer tulisan ke bawah). Digunakan jika rangkap lebih dari 2.

Kuning, Merah, Biru, Hijau

Coated Front

(Bottom)

CF

Lapisan paling bawah (hanya menerima tulisan). Hanya memiliki lapisan kimia di depannya untuk menangkap tulisan.

Kuning, Merah, Biru, Hijau

 

  1. Penjelasan Nota Berdasarkan Jumlah Rangkap (Ply)

Jumlah rangkap menentukan berapa banyak salinan (tembusan) yang dihasilkan. Rangkap 1 berarti tidak ada tembusan, biasanya menggunakan Kertas HVS/Buram.

Jumlah Rangkap (Ply)

Susunan Kertas NCR

Jumlah Salinan

Rangkap 2 (2 Ply)

CB (Asli) + CF (Tembusan 1)

1 salinan

Rangkap 3 (3 Ply)

CB (Asli) + CFB (Tembusan 1) + CF (Tembusan 2)

2 salinan

Rangkap 4 (4 Ply)

CB (Asli) + CFB + CFB + CF (Tembusan 3)

3 salinan

Dan seterusnya

 

 

 

Contoh Alokasi Warna dan Fungsi (Rangkap 3)

  • Lembar 1 (Putih/CB): Asli, untuk Pembeli.
  • Lembar 2 (Merah/CFB): Salinan pertama, untuk Penjual/Arsip Keuangan.
  • Lembar 3 (Kuning/CF): Salinan kedua, untuk Bagian Gudang/Pengiriman.

 

  1. Finishing Tambahan pada Nota Rangkap
  • Nomerator: Pemberian nomor urut yang otomatis berlanjut pada setiap set/lembar (misalnya: 001, 002, 003). Penting untuk kontrol keuangan.
  • Porforasi (Perforasi): Garis sobekan titik-titik pada nota yang berfungsi memudahkan penyobekan tembusan tanpa merobek jilidan buku secara keseluruhan.
  • Bloklem: Penjilidan lembaran nota menjadi buku menggunakan lem.
  • Warna Tinta: Nota rangkap umumnya dicetak menggunakan 1 atau 2 warna tinta (Hitam, Biru, atau Merah) untuk menekan biaya.

 

  1. Kelebihan Menggunakan Kertas NCR (Nota Rangkap)
  • Praktis: Tidak perlu menyisipkan kertas karbon yang merepotkan.
  • Bersih: Tidak meninggalkan noda hitam pada tangan atau dokumen.
  • Efektif: Hasil tembusan lebih jelas dan presisi karena kertas sudah dijilid dan ukurannya pas.
  • Kontrol: Memudahkan pendistribusian dokumen ke berbagai departemen karena setiap lembar sudah dibedakan warna.

 

Ketentuan Order:

  • Pengerjaan menyesuaikan setelah terima file siap cetak dan konfirmasi pembayaran.
  • Jika belum memiliki file atau desain, maka kami akan bantu desain terlebih dahulu.
  • Order dalam jumlah banyak, waktu pengerjaan akan disesuaikan kembali.
  • Order yang masuk dan dilunasi di luar jam operasional kami akan diproses keesokan harinya.
  • Untuk pertanyaan lain seputar Nota Rangkap, Anda dapat menghubungi CS kami melalui Whatsapp
Scroll to Top